Perbedaan band

Gua lebih suka band band yang pada saat ia dibawah karirnya dan ia ingin menjadi terkenal.
Kenapa?

Karena waktu ia nge band/manggung untuk menjadi terkenal, pasti dia akan mengeluarkan semua semangat dan kemampuan dia untuk dilihat banyak orang yang menonton dia, dan ia ingin orang yang menonton tersebut untuk menyukai band/lagu nya. Semakin semangat ataupun semakin dia mengeluarkan semua kemampuannya pasti penonton mulai akan menilai band tersebut sampai sejauh mana semangat dan keenakan lagu tersebut. Pasti cepat atau lambat penonton tersebut akan mulai menyukai aksi panggung atau lagunya (kalau emang sejalan dengan kesukaan orangnya).

Dan kalau band yang udah terkenal menurut gua dia main “suka suka dia” (I mostly see). Entahlah, males malesan atau apapun itu.
Kenapa?
Karena menurut gua band dia udah terkenal jadi buat apa lagi dia serius dan ngeluarin semua semangat dia,  toh band nya pun juga sudah punya banyak fans yang menyukai band/lagu nya. Jadi ya dia main biasa aja ga ada greget nya waktu dia manggung, cuman para penggemarnya nya aja yang emang udah ngefans berat sama band tersebut, Jadi ya ngerasa udah puas ngeliat idola nya itu manggung live walapun ga greget. (gak semua band!)

Nah disini gua ngerasa kalo aksi panggung band yang sudah terkenal itu ga sesemangat atauapun se gokil waktu ia dibawah, dan menurut gua ya sayang aja kenapa ga dipertahanin sampai saat ia terkanal (semangatnya).

Kan kalo dia main overall, pasti semua fans/orang-orang yang baru denger band tersebut bakal suka karena aksi panggung nya dia ataupun karena main nya dia (pengalaman gua suka band orang).

Dari tulisan diatas pun lu semua pasti udah bisa nyimpulin dong, kenapa gua lebih suka band band yang belum terkenal daripada band yang sudah terkenal yaitu pada semangat dia untuk membawakan lagu.

My Skatelan

Skatelan

Buat pengenalan aja haha gua punya band, namanya Skatelan. Awal terbentuknya ini band sih udah lumayan lama ya tahun 2011 pas gua SMA kalo ga salah sih 15 April 2011 yang buat gua sama temen gua namanya Mbot.

Nama Skatelan ini sih dikasih Kakak gua namanya Eca (thanks ka). Aliran band ini sih SkaPunk, kenapa bisa SkaPunk? 

Karena ketertarikan awal Mbot buat nyoba main SkaPunk, awalnya Mbot ini ngajakin gua main dialiran ini karena dulu dia sama gua juga suka band bernama Rancid.

Emang basic gua berdua sama sama punk, jadinya pas aja menurut gua untuk main dialiran SkaPunk ini, tempo yang ngebeat dan joget yang selow menurut gua pas sama apa yang gua mau.

Pamflet

Pamflet

Itu sebagian Pamflet acara band gua, alhamdulillah 2tahun udah ada lagu dan main diacara sana sini.

Ya gua sih ga terlalu mentingin duit bukannya gua sombong ga mau duit, ya gua maulah duit yekan tapi ngeband ini buat gua suatu hoby dan sekaligus cita cita jadi. Ya buat gua ini kesenengan gua dan gua bermain di hal yang senengin menurut gua itu udah lebih dari cukup apa lagi dibayar, jadi menurut gua ya hoby yang gua jalanin sekarang ini adalah suatu pencapaian yang akan berlanjut sampai kapanpun dan tidak memandang apapun (duit) ataupun siapapun (band lain, ketenaran) dan saling menghargai #RESPECT.

Untuk lebih legkapnya bisa cek di web kami: http://skatelanskapunk.wix.com/skatelan

Tatto = Drug?!

Tatto = Drug?
Wahyu Setyo Sambhara:

Saya tertarik dengan kutipan jrx yg ini: “tato itu seni karena yg memiliki tato menganggap tato itu suatu keindahan.
dan yg ditato itu kulit mereka, bukan kulit anda, jadi ga usah menghakimi dan merasa paling benar”

Pengguna narkoba dan ganja ditangkap dan dihukum sesuai dengan tingkat perbuatannya padahal kan itu badannya sendiri,
yg rusak atau yang mati badannya sendiri koq.

saya kira keduanya memiliki kesamaan.

Jrx:

Anda tidak bisa menyamakannya karena efek tato dan narkoba itu berbeda. Drugs salah dimata hukum karena, selain tidak
baik untuk kesehatan fisik/mental, ia bisa menyebabkan ketergantungan, dan jika sudah menjadi junkie, kecenderungan seseorang
berbuat kriminal akan semakin tinggi. Karena itulah drugs salah dimata hukum.

Tato tidak salah dimata hukum karena, simpel saja:

1. tato tidak merugikan kesehatan fisik/mental (contoh: tidak ada orang gila/mati karena tato)

2. tato tidak menyebabkan tidak kriminal (contoh: tidak ada orang membunuh karena ingin punya tato)

Yang terjadi justru, orang bertato sering menjadi korban diskriminasi (korban persepsi)

Jika anda melihat tato dan drugs itu sama, mungkin anda menilainya dari aspek agama, dan saya bisa memakluminya.

Saya cuma berharap masyarakat yg bertato dan yg tidak bertato bisa SALING menghargai.

Yang bertato tidak semuanya jahat.

Yang tidak bertato juga tidak semuanya baik.

Demikian juga sebaliknya. Berpikirlah diluar kotak. Jangan pernah menilai buku dari sampulnya saja.

Terima Kasih.

menurut kalian gimana..?

Kalo menurut gua sih ya intinya tuh tattoo ga merugikan buat orang lain

dan ga ada pengecualiaan setiap orang untuk bertattoo, balik lagi ke orangnya tersebut dan kepercayaan seseorang tersebut.

Sumber: Gua lupa, pokoknya ini kutipan orang